Home » » TOLAK PEDAGANG LIAR, PEDAGANG PASAR TUGU DEMO PEMKOT

TOLAK PEDAGANG LIAR, PEDAGANG PASAR TUGU DEMO PEMKOT

Written By Ratiz On on Minggu, 16 Maret 2014 | 09.10

Malang - Ratusan pedagang pasar wisata tugu ngluruk Balai Kota Malang, dengan mengendarai sepeda motor yang diparkir di depan Balai Kota Malang.


Mereka melakukan aksi demo menuntut Pemkot agar mengembalikan pedagang ke tempat semula yakni di Jalan Semeru Kota Malang. Pasalnya, setelah satu bulan lebih pindah ke Stadion Gajayana luar omset mereka mengalami penurunan.

Akhirnya mereka ditemui Sutiadji Wakil walikota Malang, pihak pemkot meminta perwakilan pedagang untuk melakukan perundingan, selanjutnya sepuluh orang di antaranya masuk ke Balai Kota, untuk berdialog dengan Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata.

Menurut Mahmudi, koordinator pedagang, selama ini para pedagang sudah nurut dengan kemauan Pemkot Malang yang sudah memindahkan mereka ke Stadion luar Gajayana.

"Sebenarnya para pedagang sudah nurut saat diminta pindah ke Stadion Luar, namun setelah pindah justru keadaan kami semakin merana," ujar Mahmudi Senin, 10/03/14.

Mahmudi menambahkan, pasca perpindahan mereka dari Jalan Semeru banyak sekali bermunculan para pedagang liar di Jalan Semeru yang pada akhirnya menutup akses ke Stadion Luar.

"Yang jelas kami meminta Pemkot Malang agar bertindak tegas dengan membersihkan Jalan Semeru dari pedagang Liar," jelas Mahmudi.

Selain itu para pedagang memberi opsi ag.

"Omset kami hanya tersisa 30 persen. Bahkan ada yang setiap berjualan hanya dapat Rp 20.000. Kalau Pemkot tidak ambil tindakan, kami bisa bangkrut," tegasnya.

Sementara itu menurut Djupri , Seketaris Dinas Pariwisata (Disparta) Kota Malang mengatakan akan ada pertemuan lagi Rabu, 12/03/14, dengan mengundang pihak terkait dari Disparta, Dishub dan Satpol PP.

"Jelasnya nanti akan ada penataan lagi dan wacananya pedagang akan dikembalikan lagi ke Jalan Semeru," Ujarnya saat dihubungi lewat Ponsel.