Home » , » WANITA CANTIK INI TIDAK PERNAH KELUAR RUMAH SELAMA 6 TAHUN KARENA TAKUT

WANITA CANTIK INI TIDAK PERNAH KELUAR RUMAH SELAMA 6 TAHUN KARENA TAKUT

Written By Ratiz On on Minggu, 16 Maret 2014 | 01.26

Rasa cemas atau takut karena sesuatu yang berbahaya memang sangat wajar dialami oleh seseorang. Namun, rasa cemas dan takut itu menjadi tidak wajar jika tidak ada penyebabnya.


Ini lah yang terjadi pada wanita cantik yang bernama Molly ini. Dia selalu merasa takut dan cemas saat ingin ke luar rumah. Dan parahnya lagi rasa takut dan cemas itu timbul secara berlebihan dan tanpa penyebab apa pun.

Keanehan ini sangat menyiksa hidup Molly, selama 6 tahun ia tidak pernah keluar rumah. Setiap ia ingin keluar rumah, maka rasa takut tersebut pun langsung datang.

Ketakutan Molly ini berawal dari saat ia, ibunya, serta adiknya naik bus, tiba-tiba saja Molly merasa ketakutan, bergetar, berkeringat, dan sampai sulit bernapas.

Lalu, Molly langsung di bawa ke rumah sakit, setelah di periksa dokter mengatakan bahwa Molly mengalami gangguan kecemasan. Jika tidak ditangani maka gangguan ini akan semakin parah.

Molly pun akhirnya memutuskan untuk menjalani Congnitive Behaviour Therapy selamma 6 tahun, dan akhirnya kondisi Molly semakin membaik saat enam bulan yang lalu, dan kini rasa cema itu hanya datang sesekali saja.

Selain Molly, ternyata gangguan kecemasan ini juga di alami oleh Amy Shortt, wanita berusia 29 tahun. Amy juga tidak pernah keluar rumah, saat ia ingin keluar rumah dan ingin berkumpul berasama teman-temannya, Amy langsung merasakan ketakutan yang sangat hebat, hingga ia merasakan pusing dan telapak tangannya berkeringat.

Gangguan kecemasan Amy ini sangat mengganggu pekerjaannya, setiap hari ia merasa cemas tanpa sebab, sehingga ia pun sulit untuk bekerja.

Awalnya dokter menyarankan Amy untuk menjalani therapy seperti yang dilakukan Molly, namun Amy menolaknya, ia lebih memilih untuk minum obat dari pada harus menjalani therapy karena menurutnya therapy akan sangat mengganggu pekerjaannya.

Setelah sekian lama mengonsumsi obat-obatan, penyakit Amy pun tak kunjung membaik. Dan akhirnya Amy memutuskan untuk menjalani Therapy meskipun itu akan sangat mengganggu pekerjaannya. Alhasil kondisi Amy pun segera membaik.

Menurut para ahli, penyakit gangguan kecemasan ini hampir di derita sebanyak tiga juta orang di Inggris, dan banyak dialami oleh para wanita dari pada laki-laki.