Home » » LAKUKAN INJEKSI FILLER, BIBIR WANITA INI MALAH BENGKAK SEPERTI BOLA

LAKUKAN INJEKSI FILLER, BIBIR WANITA INI MALAH BENGKAK SEPERTI BOLA

Written By Ratiz On on Jumat, 21 Maret 2014 | 22.52

Setiap prosedur kecantikan memiliki risiko tersendiri. Termasuk injeksi filler yang selama ini disebut-sebut sebagai tindakan kecantikan yang aman, namun ternyata tetap saja memiliki risiko. Seperti wanita bernama Deborah Kelly yang menjadi korban dari injeksi filler.


Tiga bulan sebelum hari pernikahannya, Deborah melakukan prosedur filler di bibirnya agar tampil cantik saat pesta pernikahannya. Awalnya, ia ingin melakukan filler yang tidak permanen, namun dokter bedah plastiknya menyarankan agar melakukan filler permanen. "Aku percayakan semuanya ke dokter bedahku. Kamu juga pasti akan berasumsi bahwa dia tahu cara mengerjakannya dengan baik," kata Deborah, seperti dikutip Daily Mail.

Deborah bercerita, dia menikah di umur 40. Ada perasaan tidak percaya diri menikah di umur yang sudah berkepala empat, sehingga ia ingin tampil menawan di pesta pernikahannya dengan melakukan filler di bibirnya agar terlihat lebih seksi dan penuh. Tapi ternyata, tindakannya itu berujung bencana.

Deborah merasakan linu dan sakit yang teramat sangat setelah filler. Bibirnya Deborah pun jadi sangat bengkak seperti bola. "Aku tidak pernah melihat yang seperti ini. Aku hanya mengompresnya dengan es agar bibirku tetap beku dan tidak terasa sakit," kenang wanita 47 tahun itu.

Hari pernikahan pun tiba, namun bibir Deborah makin terasa sakit dan bengkak. Ia bercerita bahwa hari yang seharusnya membahagiakan malah membuatnya sedih karena dia tidak bisa mencium suaminya. "Aku takut menciumnya, jadi aku mencium sangat cepat. Kami sangat malu kala itu karena bibirku yang bengkak dan sakit," tambah Debora.

Efek dari permanen filler berdampak pada kehidupan pernikahannya selama bertahun-tahun. Wanita berambut pirang itu merasakan tidak bisa hidup normal. Ia mengaku, bibirnya masih terasa sensitif dan bengkak. Ia tidak bisa berciuman dan berpelukan seperti pasangan lain.

Menanggapi pengalaman buruk Deborah, Ahli bedah plastik Niall Kirkpatrick menyarankan agar jangan pernah mencoba filler permanen "Aku menyarankan agar filler permanen sebaiknya dilarang penggunaannya," kata Niall.

Menurut Niall, di awal injeksi Anda mungkin akan mendapatkan benjolan karena suntikan steroid. Setelah beberapa tahun, benjolan tersebut menjadi solid dan keras dan kondisi tersebut sulit dihilangkan.