Home » » BNN TELITI TANAMAN MIRIP GHAT 'CHATINONE' YANG TUMBUH SUBUR DI PUNCAK

BNN TELITI TANAMAN MIRIP GHAT 'CHATINONE' YANG TUMBUH SUBUR DI PUNCAK

Written By Ratiz On on Minggu, 03 Februari 2013 | 10.27

Jakarta - Badan Narkotika Nasional (BNN) meneliti tanaman mirip Gath atau Khat yang tumbuh subur di Puncak, Cisarua, Bogor. Belum bisa dipastikan apakah tanaman itu benar-benar bahan pembuat narkotika jenis Chatinone atau bukan.

"Masih diproses di laboratorium. Kami juga masih menunggu hasilnya," kata Kepala Humas BNN Kombes Sumirat ketika dikonfirmasi detikcom, Minggu (3/2/2013).


Sumirat mengaku belum mengetahui butuh waktu berapa lama laboratorium untuk memastikan tananam itu Ghat atau bukan. Yang jelas, kata dia, pihaknya sudah mengambil sampel tanaman itu, Sabtu (2/2) kemarin. 

Mengenai kemiripan fisik Ghat dengan tanaman yang tumbuh di kawasan Puncak, Sumirat juga belum mengetahui. "Ada tim yang datang ke sana dan mengambil sampel. Semuanya langsung dicek di laboratorium, saya tidak melihatnya secara langsung," tutupnya.

Tanaman mirip Ghat atau dalam bahasa Latin disebut, Catha Edulis, tumbuh subur di kawasan Puncak, terutama di Desa Tugu Selatan, Kecamatan Cisarua, Bogor.

Menurut warga, tanaman itu dibawa oleh turis asal Timur Tengah 10 tahun lalu. Oleh turis yang akhirnya menetap di kawasan setempat, pucuk daun tanaman tersebut digunakan sebagai lalapan usai makan daging kambing. Fungsinya untuk menurunkan lemak dan obat diabetes.

Karena bernilai ekonomi, warga ikut-ikutan menanamnya di kebun atau pekarangan rumah hingga kini. Polisi sudah mengecek tanaman tersebut, tapi belum bisa memastikan apakah itu Ghat atau bukan.

Sebagian warga khawatir berurusan dengan hukum jika benar tanaman itu merupakan bahan pembuat Chatinone. Mereka mencabuti tanaman tersebut.

Chatinone atau dalam Bahasa Indonesia disebut Katinona digolongkan sebagai narkotika golongan I yang hanya boleh dipakai untuk keperluan riset. Namun belakangan, sejak Raffi Ahmad, zat ini disebut-sebut disalahgunakan pihak-pihak tertentu.

sumber