Home » » BERITA : HARTA BAKRIE TERKURAS LAPINDO

BERITA : HARTA BAKRIE TERKURAS LAPINDO

Written By Ratiz On on Jumat, 30 November 2012 | 16.54


Jakarta--Juru bicara keluara Bakrie, Lalu Mara Satriawangsa mengatakan harta keluarga Aburizal terkuras untuk membayar ganti rugi korban semburan lumpur di Sidoarjo.

Ini salah satu yang membuat asset keluarga Bakrie turun drastis. »Delapan triliun lebih harta keluarga dikeluarkan untuk membeli seluruh asset berupa tanah dan bangunan serta biaya penanganan lumpur Sidoarjo,” kata Lalu Mara ketika dihubungi Kamis, 29 November 2012.

Menurut Lalu Mara, meski perusahaan dalam keadaan apapun tetap ingin membayar ganti rugi. Bahkan, kata dia, Bakrie tidak pernah lari meskipun perusahaanya tidak dinyatakan bersalah oleh Mahkamah Agung. Lalu menuturkan, tindakan yang dilakukan keluarga Bakrie dia anggap mulia. »Bandingkan pengemplang BLBI yang kabur ke luar negeri yang membuat beban di APBN sebesar 600 triliun lebih,” kata Lalu Mara menyinggung buronan BLBI Djoko Tjandra. Orang-orang seperti Djoko Tjandra sudah divonis bersalah dan malah berusaha kabur.

Lalu menuturkan seharusnya tak hanya keluarga Bakrie yang membayar sepenuhnya dampak semburan lumpur Sidoarjo. Ia mengakui Minarak Lapindo atau Lapindo Brantas merupakan milik dari Keluarga Bakrie. Namun proyek di Blok Brantas itu juga dimiliki sahamnya oleh PT Medco Energi E&P dan Santos Brantas Pty.

Keluarga Aburizal Bakrie terdepak dari daftar 40 orang terkaya di Indonesia tahun 2012 versi Forbes. Padahal Bakrie telah masuk dalam daftar orang terkaya sejak Forbes Asia melakukan penjurian pada 2006. Keluarga Bakrie mampu bertahan dari dampak krisis ekonomi Asia pada 1998 maupun krisis finansial global pada 2008.

Namun tahun ini nama keluarga Bakrie tidak lagi diperhitungkan dalam daftar orang terkaya di Indonesia. Beberapa analis mengatakan terdepaknya nama keluarga Bakrie dari daftar akibat strategi mereka dalam mengumpulkan aset, termasuk polemik Bumi Resources yang terjerat utang dan tidak mampu membayar utangnya sehingga kolaps.

Saham di Bumi Plc, perusahaan yang didirikan oleh keluarga Bakrie dan Nathaniel Rothschild yang tercatat di bursa London, harganya turun 70 persen. Keluarga Bakrie saat ini terlibat perseteruan dengan Rotschild akibat salah kelola di perusahaan seiring upayanya untuk membeli kembali asetnya. sumber