Home » » SUARA PRIA DAN WANITA, SIAPA YANG TERDENGAR LEBIH SEKSI?

SUARA PRIA DAN WANITA, SIAPA YANG TERDENGAR LEBIH SEKSI?

Written By Ratiz On on Senin, 07 April 2014 | 21.02


Cerita Dewasa - Menggoda pasangan dengan mengeluarkan suara seksi disebut para pakar sebagai salah satu cara foreplay. Apakah memang suara seksi ini efektif untuk membangkitkan gairah bercinta? Riset membuktikan suara seksi akan lebih efektif untuk menambah libido jika dikeluarkan oleh wanita.

Dalam riset yang dipublikasikan di Journal of Nonverbal Behavior terungkap bahwa saat pria dan wanita sama-sama berusaha memanipulasi suara mereka menjadi lebih seksi, yang terdengar lebih menggoda adalah milik wanita. Riset yang dilakukan Susan Hughes Ph.D. dan kawan-kawan ini melibatkan 20 pria dan 20 wanita. Para responden itu diminta memanipulasi suara mereka untuk empat tujuan yaitu: ketertarikan, kepercayaan diri, dominasi dan intelegensia.

Suara-suara yang telah dimanipulasi ini kemudian dibandingkan dengan suara normal para responden. Setelah itu, responden diminta memberikan penilaian mana dari suara tersebut yang paling menarik. Setelah diteliti, hasilnya, suara wanita yang sudah dimanipulasi ternyata dianggap lebih seksi ketimbang suara normal mereka.

Namun pada pria, hal yang sama tidak berlaku. Wanita menganggap suara pria yang sudah dimanipulasi tidak terdengar seksi. Suara pria tersebut justru membuat mereka kelihatan percaya diri ketimbang suara aslinya.

Riset berjudul The Perception and Parameters of Intentional Voice Manipulation itu juga mengungkapkan wanita bisa memanipulasi suara mereka untuk terdengar sama dominannya dengan suara pria yang juga sudah dimanipulasi. Untuk terdengar lebih dominan ini, pria dan wanita akan meninggikan intonasi bicara dan bicara lebih keras. Sementara saat bersuara seksi, pria dan wanita memperlembut suara dan intonasi bicara.

Penelitian pun membuktikan pria dan wanita bisa sama-sama mengeluarkan suara yang membuat mereka terdengar lebih pintar ketimbang saat bicara dengan suara asli. Apakah Anda setuju dengan riset ini?