Home » , » RAPAT TERBATAS PERSIAPAN PEMILU 2014

RAPAT TERBATAS PERSIAPAN PEMILU 2014

Written By Ratiz On on Jumat, 14 Maret 2014 | 22.28


Ratizon - Penyelenggaraan Pemilihan Umum Legislatif tanggal 9 April 2014 mendatang diharapkan bersih, bebas, jujur dan adil. Selain itu juga semua elemen pemerintah turut menyiapkan pesta demokrasi ini agar berjalan lancar. Hal ini disampaikan oleh Menkopolhukam Djoko Suyanto, didampingi Kapolri Jendral Sutarman dan Kepala BIN Jendral TNI (purn) Marciano Norman, seusai menghadiri rapat terbatas di Kantor Presiden, Selasa 4 Maret 2014.

Hadir dalam rapat terbatas tersebut Presiden Susilo Bambang Yudhoyono, Mekopolhukam Djoko Suyatno, Mensesneg Sudi Silalahi, Mendagri Gamawan Fauzi, Kapolri Jendral Sutarman, dan Kepala BIN Jendral TNI (Purn) Marciano Norman.

Dalam rapat selama kurang lebih dua jam tersebut dibahas mengenai persiapan penyelenggaraan Pemilu 2014. Presiden meminta laporan terperinci terkait masalah persiapan pelaksanaannya, dan mekanisme pengamanan baik sebelum Pemilu, pada saat penyelenggaraan Pemilu dan sesudah penyelenggaraan Pemilu.

Diharapkan Aparat Keamanan dan Kepolisian serius mengamankan proses pesta demokrasi ini, dimulai pada masa kampanye yang akan mulai berlangsung pekan depan. Mekanisme pengamanan ini harus juga mampu memberikan rasa aman kepada para kandidat Pemilu, juga rasa aman bagi Para Calon Anggota Legislatif yang berkampanye, menyampaikan visi dan misinya di depan rakyat, dengan tetap menghargai hak kebebasan orang dalam menentukan pilihan politiknya.

Dengan persiapan yang matang diharapkan pesta demokrasi dapat berjalan baik dan dinamis, serta aman dan tenteram hingga pemilihan Presiden mendatang. Masyarakat dihimbau untuk menggunakan hak pilihnya,dalam suasana yang bebas dari rasa takut dan ancaman dalam bentuk apapun. Keseluruhan jajaran Aparat Keamanan juga akan mengupayakan situasi yang kondusif, jauh dari pertikaian massa ataupun kerusuhan sosial.

Dinamika politik Indonesia saat ini memang sangat dinamis dan bisa juga keras, namun meski upaya menciptakan ketenangan dan stabilitas situasi nasional adalah tanggungjawab bersama demi mendukung pematangan demokrasi Indonesia.

Dalam kegiatan-kegiatan yang sangat strategis seperti Pemilu, selalu terdapat potensi gangguan dari semua kelompok yang berseberangan dengan pemerintah, baik secara langsung ataupun tidak langsung. Karenanya seluruh jajaran TNI dan Polri telah siap mengamankan dan mensukseskan Penyelenggaraan Pemilu 2014.