Home » , , » WADUH..! FOTOGRAFER INI PAMER FOTO TELANJANG IBUNYA

WADUH..! FOTOGRAFER INI PAMER FOTO TELANJANG IBUNYA

Written By Ratiz On on Minggu, 27 Oktober 2013 | 21.10

Leigh Ledare, Fotografer muda Amerika, membeberkan foto-foto tanpa busana ibunya, Tina Peterson. Foto yang dipamerkan tersebut merupakan foto hubungan intim ibunya dengan seorang pria muda bertato di lengannya. Media-media internasional dibuat geger atas karya leigh Ledare yang tak lazim ini. Bahkan diduga memiliki orientasi seks menyimpang.


News.com.au, Kamis (10/10/2013), memberitakan karya Leigh Ledare memang terbilang tak lazim. Ledare mempublikasikan sejumlah foto telanjang ibunya. Sang ibu juga diminta berpose bersama laki-laki muda lain dan beberapa foto menunjukkan ibunya sedang berhubungan seks.

Media semakin menganggapnya ‘aneh’, setelah mendapati dalam galeri foto tersebut, Ledare juga menampakkan mukanya dan ikut berpose dalam sejumlah sesi pemotretan.

“Ekspresi wajahnya tidak bisa berbohong, dia sedang bergairah dan terlihat menikmati hal itu,” tulis The Guardian, Rabu (9/10/2013).

Profesionalisme Ledare mulai diragukan. Media lantas bertanya-tanya, apakah karya seni hanya dijadikan pelampiasan hasratnya? Dan apakah karya itu bisa disebut seni? Ledare dinilai memiliki Oedipus Complex.


Kepada media Ledare menjelaskan bahwa dirinya memang memiliki motivasi terselubung dibalik karya-karyanya. Ledare ingin menyampaikan pesan tentang kehidupannya.

“Saya ingin menunjukkan sisi intim kehidupan pribadi saya bersama ibu saya dan saya tuangkan dalam karya ini,” katanya pada The Guardian.

Ledare mengaku telah terlibat aktivitas seksual dengan ibunya sejak lama. Dirinya melihat perselingkuhan adalah sarana untuk mengekspresikan penentangan terhadap ayahnya yang memperlakukan sang ibu dengan buruk.

“Dia (ibunya) ‘memaksa’ saya terlibat dalam aktifitas seksualnya,” cetusnya

Karya itu diterbitkan pada tahun 2008. Awalnya publik hanya menyangka itu foto-foto telanjang yang menampilkan wanita paruh baya sebagai model. Namun judul ‘ibu’ pada foto itu terbilang sangat mencengangkan.

Karya ini sempat dipublikasi pada tahun 2009 di Festival Fotografi Arles. Namun baru sekarang foto-foto itu mengungkap kisahnya.(Jafar Sodiq/JIBI/Solopos.com)