Home » , , , » PRIA INI TAK SADAR KENCANI MENANTUNYA SENDIRI

PRIA INI TAK SADAR KENCANI MENANTUNYA SENDIRI

Written By Ratiz On on Minggu, 27 Oktober 2013 | 20.06

Berhati-hatilah saat memutuskan untuk berkenalan dengan seseorang secara online, apalagi akhirnya memutuskan untuk berkencan. Kejadian unik menimpa seorang pria Cina yang tanpa sepengetahuannya akan berkencan dengan menantunya sendiri.


Diberitakan laman Daily Mail, Jumat, 25 Oktober 2013, Wang, yang sudah berusia 57 tahun, menemukan teman kencan bernama Lili. Setelah melakukan percakapan online dalam semalam, mereka memutuskan untuk bertemu.

Namun, sebelum bertemu, mereka saling bertukar foto. Lili mengirimkan foto temannya yang sangat cantik, sedangkan Wang mengirim foto temannya yang tergabung dalam militer.

Kepada Wang, Lili mengaku bahwa suaminya tengah dipenjara lantaran kasus perkelahian. Kini ia hanya tinggal bersama sang anak. Sementara Wang mengaku bahwa ia merupakan seorang direktur yang telah ditinggal meninggal istrinya dua tahun silam.

Tertarik dengan foto dan latar belakang masing-masing, mereka pun berjanji untuk bertemu di sebuah hotel di Kota Muling, Provinsi Heilongjiang.

Sementara itu, suami Lili yang juga anak Wang, Da Jun, mencium gelagat aneh pada istrinya. Ia pun menguntit kepergian istrinya secara diam-diam. Sebelumnya, Da Jun pamit untuk berangkat kerja, padahal ia membuntuti istrinya.

Begitu tahu Da Jun sudah berangkat kerja. Lili menitipkan anak mereka di rumah orang tuanya. Barulah ia berangkat menemui Wang.

Namun, betapa terkejutnya Wang saat membuka pintu kamar hotel. Wanita yang ditunggunya ternyata adalah menantunya sendiri. Saat itu pula Da Jun datang dan memukul Wang. Wang yang syok hanya bisa pasrah dan berkata, “Ini adalah kesalahpahaman.”

Ia langsung pergi meninggalkan hotel. Sementara Da Jun yang sakit hati justru harus mendekam selama lima hari di sel tahanan karena memukul ayahnya.

“Aku bekerja di luar sana untuk mendapatkan uang. Setengah mati aku kelelahan. Namun, mereka malah bermain di belakangku,” ujar Da Jun kesal.