Home » , » STAND ON ZANZIBAR, NOVEL YANG MEMPREDIKSI MASA MODERN

STAND ON ZANZIBAR, NOVEL YANG MEMPREDIKSI MASA MODERN

Written By Ratiz On on Minggu, 05 Mei 2013 | 17.07

Stand On Zanzibar. Ini adalah novel scifi terbitan taun 1969 yang ditulis sama John Brunner.

Yang menarik dari ini novel adalah, beberapa konten dari novelnya cucok banget sama keadaan di masa sekarang, baik dari segi ekonomi & politik.

Stand On Zanzibar bersetting bumi di taun 2010. Entah dapet wangsit ato apa, penulisnya, Om John Brunner bisa memprediksi keadaan kita di taun 2010. Salah satu yang bikin geleng-geleng adalah, di novelnya, presiden US taun 2010 bernama Obomi.


Ini beberapa prediksi yang ada di novelnya:

Aksi kekerasan bersenjata yang dilakukan beberapa orang mewabah di Zanzibar, settingnya sering terjadi di sekolah Sumber utama penyebab ke tidak stabilan keamanan US dilakukan oleh teroris. Teroris bahkan menyerang gedung-gedung di US.

Harga kebutuhan pokok meningkat 6 kali lipat dibanding taun 60an (sebenernya harga kebutuhan pokok di US udah 7 kali lipat sih, lumayanlah nyrempet dikit).

Rival terkuat US bukan lagi Uni Soviet, melainkan China Eropa membentuk serikat negara untuk meningkatkan prospek ekonomi & pengaruhnya di dunia Afrika masih tertinggal jauh dalam pembangunan ekonomi & infrastruktur. Israel, masih tetap pusat dari masalah di timur tengah.

Walopun masih banyak pasangan menikah, banyak generasi muda memilih hubungan jangka pendek tanpa ikatan Gaya hidup gay & biseksual udah mainstream. Obat-obatan peningkat vitalitas diperjualkan secara luas & bahkan diiklankan.

Orang kulit hitam sekarang berpengaruh dalam kekuasaan, tapi hal-hal bersifat rasial masih juga ada Kendaraan bermotor berjalan menggunakan listrik. Honda menjadi suplier utama bareng sama general motor Channel TV disiarkan secara global lewat satelit.

Masyarakat bebas mengatur channel TV yang ingin ditontonnya Sistem hiburan di pesawat dilengkapi denga tayangan video secara individual ditiap kursinya Orang bergantung pada 'avatar' untuk merepresentasikan dirinya di layar video (Brunner menyebutnya 'images', dimana tiap orang bebas memilih gambar untuk mewakili dirinya).

Dokumen komputer dihasilkan pake laser printer Tembakau bebas diperjualbelikan, sedangkan mariyuana masih belum dilegalkan.



Meskipun emang ada event-event yang sama dengan keadaan sekarang, ga 100% isi novel ini sama kaya keadaan kita sekarang kok, tentu aja Brunner ada salah-salah dikit sama detil-detil yang ada.

Kalo menurut ente semua gimana gan? Cuma kebetulan atau Brunner ternyata pakai paranormal?

sumber