Home » » RAMAI-RAMAI BERBURU POPOK MURAH DI NORWEGIA

RAMAI-RAMAI BERBURU POPOK MURAH DI NORWEGIA

Written By Ratiz On on Sabtu, 02 Februari 2013 | 19.21

Hampir semua barang di Norwegia tergolong mahal.


Norwegia dikenal sebagai salah satu negara di dunia yang berbiaya hidup tinggi. Hampir semua barang di Norwegia tergolong mahal.

Namun harga produk popok bayi di negara yang dipimpin oleh Raja Harald V ini, dijual dengan harga yang lebih murah dibanding produk serupa di negara tetangganya. Ini semua akibat persaingan harga yang dilakukan oleh supermarket untuk memikat pelanggan.

Pengelola supermarket mengaku memangkas hingga separuh harga untuk produk popok bayi. Alhasil produk tersebut ludes di hampir seluruh toko di Norwegia. Seperti dilansir Reuters, Kamis 31 Januari 2013, pembeli dari negara tetangga seperti Swedia, Polandia dan Lithuania mampir ke Norwegia hanya untuk memborong popok bayi.

Mereka membeli sekitar 80.000 popok senilai US$9.100 atau lebih dari Rp88 juta untuk dijual kembali. "Mereka membeli semua popok yang ada. Mereka bahkan menyapu bersih semua produk popok yang tersedia di rak, menaruhnya di jok belakang mobil mereka, lalu membawanya pulang untuk dijual kembali dengan harga yang menguntungkan," ujar Terje Ragnar Hansen, Direktur Regional Toko Retail Rema 1000, kepada Reuters.

Akibat aksi sapu bersih itu, Hansen mengkhawatirkan pelanggan setia mereka tidak akan kebagian produk popok bayi. Ujungnya, negara ini akan mengalami krisis popok.

"Itu memang bukan pencurian dan bahkan bukan pula kejahatan tetapi itu adalah suatu masalah besar bagi kami. Mereka tidak menyisakan satu produk popok pun bagi pelanggan setia kami," ujar Hansen.

Di Norwegia sebuah produk popok bayi isi 50 dijual dengan harga US$5,47 atau Rp53.031. Harga ini merupakan separuh harga jual popok yang berlaku di Lithuania. Bahkan penjualan popok asal Norwegia di Lithuania dapat dilakukan melalui media online. (eh)

sumber