Home » » PESAN TERAKHIR SEORANG KEKASIH

PESAN TERAKHIR SEORANG KEKASIH

Written By Ratiz On on Rabu, 27 Februari 2013 | 00.09

Dalam cobaan yang memaksa diriku untuk berbaring tak berdaya di kamar ini kupaksakan diriku untuk menggoreskan tinta ini sebagai ungkapan rasa sayang yang teramat sangat padamu berat rasanya jari ini mengayun menuliskan kata demi kata karena rasa ini tak bisa diukur dengan tinta dan berbaris kata-kata


Adinda.. 
bertahun-tahun sudah cinta ini dan selama itu pula rasa cinta dan sayang ini terhantam badai silih beganti bukan....bukan dinda... aku bukanlah seorang pengecut seperti yang kau tuduhkan padaku selama ini dan aku bukanlah seorang penyiksa batin dan perasaan sungguh....... mengapa engkau tak mengerti itu 

Adinda.. 
saat pertama kali kita bertemu Kamis Dua Februari sepuluh tahun silam aku telah memutuskan untuk bangkit dari keputusasaan atas ketidak berdayaanku melawan semua derita yang tiada tara. dan kau pun tahu itu bersama kita bangkit meraih sinar rembulan dalam satu ikatan karena sesungguhnya sejak hari itulah hati dan jiwaku telah terisi olehmu kehadiranmu memberikan semangat baru bagiku, pengobat rasa sakit ku, hingga aku mampu bertahan hidup sampai dengan sekarang ini. 

Dinda... 
ku kecup keningmu dengan tetesan airmata ketika kau sakit ku coba membela mu dikala kau tak berdaya kubelai rambutmu hingga kau terlelap dalam tidurmu ku doakan dirimu disetiap shalatku agar engkau bisa kembali pulih seperti sedia kala ku ingat dirimu dikala kau jauh ku ingat kata-kata mu disetiap hela nafasku walau kau tak tahu itu 

Namun adinda.. 
mengapa kau hentikan detak jantungku ? 
mengapa kau gempur aku seolah aku ini seorang penjahat ? 
mengapa kau siksa aku seolah aku ini seorang tawanan perang ? 
tidak ada kah sedikit rasa iba itu ?

Adinda.. 
jika aku sudah tiada kelak janganlah kau biarkan air matamu membasahi manis pipimu karna aku sangat menyukai indah pipimu itu biarkanlah diriku pergi dengan membawa sejuta kenangan indah saat bersamamu jika raga ini hancur berkalang tanah, biarlah tapi dirimu akan selalu ada sampai Tuhan mempertemukan kita kembali dialam surga biarlah semua ini berjalan seperti apa adanya karena ini adalah takdir dari Sang Pencipta yang tak bisa aku tolak 

Adinda.. 
terima kasih atas semua kebaikan dan ketulusanmu selama ini terimakasih atas kenangan yang telah kau beri terima kasih atas kehadiranmu dihatiku hingga akhir hayatku karena jauh didalam lubuk hatiku berkata bahwa engkaulah wanita terindah yang pernah ada didalamnya dan do'akan aku adinda... 

Oh Tuhan... 
lindungi dan sayangi adindaku jagalah dia selama aku tak ada disisinya bahagiakanlah dia karna dia pantas bahagia Adinda... aku menantimu dipintu surga salam.....

sumber