Home » » KENALAN DI SENAYAN CITY, RANI NGAKU KAGET DIBERI FATHANAH RP 10 JUTA

KENALAN DI SENAYAN CITY, RANI NGAKU KAGET DIBERI FATHANAH RP 10 JUTA

Written By Ratiz On on Minggu, 03 Februari 2013 | 12.43

Perkara dugaan suap yang menyeret anggota DPR sekaligus Presiden Partai Keadilan Sejahtera(PKS) Luthfi Hasan Ishaaq diwarnai kisah menghebohkan. Orang dekatnya, Ahmad Fathanah sedang berduaan dengan wanita seksi di kamar hotel saat ditangkap penyidik KPK. Belakangan, wanita tersebut diketahui bernama Maharani Suciyono(19), seorang mahasiswi jurusan ilmu komunikasi di sebuah perguruan tinggi swasta ternama di Jakarta Selatan.


Namun Maharani membantah berita yang selama ini mengabarkan bahwa dirinya dalam kondisi bugil di kamar hotel saat ditangkap KPK. Menurut pengakuan Rani, ia saat itu bersama Ahmad Fathanah sedang berduaan di kafe Hotel Le Meredien.

Rani mengatakan petugas KPK memang secara mengejutkan datang ke hotel tersebut. Belakangan menurut versi KPK, penyidik menggerebek mereka sedang berduaan di kamar hotel dalam kondisi tanpa busana. Namun versi Rani, dirinya dan yang lainnya saat itu berada di restoran.

Salah seorang petugas KPK, katanya, sempat menyampaikan bahwa mereka sudah tahu kalau Maharani tidak ada sangkut pautnya dengan kasus dugaan suap impor daging “Dia (Ahmad) mengaku sebagai pengusaha, dan ikut partai. Saya diberi uang Rp 10 juta, saya sempat kaget.

Lalu saya tanya uang ini asli apa palsu?” kata Rani, Jumat(1/2/2013). sapi. Fahtanah diduga menerima suap Rp 1 miliar dari Direktur PT Indoguna Arya Abdi Effendi dan Juard Effendi. Rani sempat diangkut ke kantor KPK, walupun Kamis dini hari dibebaskan KPK.

Lantas bagaimana ceritanya Maharani bisa kenal Ahmad Fathanah? Dia pun mejelaskan bahwa awal perkenalan mereka di sebuah mall. Kala itu, ia dan teman-temannya tengah “kongkow” di salah satu kafe di pusat pertokoan mall Senayan City (Sency), Jakarta Pusat, pada Senin (28/1/2013) malam.

Dalam pertemuan di kafe itulah, rupanya Ahmad Fathanah terpesona pada pandangan pertama. Ia memperhatikan Rani, lalu menuliskan nomor telepon pada secarik kertas dan menitipkannya kepada seorang pelayan kafe agar diberikan ke Rani.

Saat Rani dan teman-teman menuju pintu keluar, tiba-tiba pelayan tadi menghentikan langkahnya, dan menyampaikan pesan dari Ahmad Fathanah sekaligus menitipkan secarik kertas bertulis nomor telepon tersebut.

“Saya sempat tanya ke pelayan, ini untuk saya, atau untuk teman saya? Tapi katanya nomor itu untuk saya,” ujarnya. Rani kemudian menghubungi nomor itu. Lalu mereka berdua pun langsung sepakat untuk bertemu di Hotel Le Meridien, keesokan harinya.

Ahmad Fathanah yang belakangan ia ketahui sebagai seorang pengusaha mengajak Rani makan malam di hotel bintang lima itu. ”Dia (Ahmad Fathanah) mengaku sebagai pengusaha, dan ikut partai. Saya diberi uang Rp 10 juta, saya sempat kaget. Lalu saya tanya uang ini asli apa palsu?” kata Rani.

sumber