Home » » TAWARKAN JASA PELUKAN, MAHASISWI INI KANTONGI BANYAK UANG

TAWARKAN JASA PELUKAN, MAHASISWI INI KANTONGI BANYAK UANG

Written By Ratiz On on Sabtu, 08 Desember 2012 | 14.49

NEW YORK – Dengan hanya menawarkan jasa “pelukan”, Jackie Samuel bisa mengumpulkan uang hingga US$260 atau sekitar Rp2,3 juta per hari.

Jackie Samuel (kanan) dan jasa pelukan yang diberikannya. (dailymail.co.uk) 

Dengan memasang tarif US$60 atau sekitar Rp540 per jam, Samuel bisa melayani hingga 30 klien dalam sepekan. Jasa pelukan yang ditawarkan mahasiswi berusia 29 tahun ini sebatas aksi memeluk klien untuk membuat mereka nyaman atau hingga tertidur, di apartemennya di Rochester, New York. Sebagai “pemeluk” profesional, Samuel tak segan atau risih memeluk para kliennya yang notabene merupakan orang asing.

Meskipun kebanyakan kliennya merupakan kaum pria, ada pula klien perempuan. Latar belakang kliennya pun beragam, mulai dari para pria muda yang tengah bermasalah dengan pasangannya, hingga para pensiunan dan veteran perang. Usaha jasanya yang diberi nama The Snuggery ternyata berkembang pesat, hingga membuatnya harus merekrut “pemeluk” lainnya, Colleen.

Dalam melakukan bisnisnya, Samuel memberlakukan aturan ketat. Para kliennya dilarang menyentuh bagian tubuhnya yang tertutup pakaian. Setiap berpraktik, Samuel selalu mengenakan piyama tertutup. Samuel bahkan menyebut aktivitas saling peluk itu sebagai sebuah aktivitas yang sehat, menyenangkan dan bahkan mengandung nilai spiritual.

“Semua klien yang datang kepada saya dengan berbagai alasan. Beberapa klien saya yang lebih tua, istri-istri mereka telah meninggal dan mereka hanya membutuhkan seseorang untuk bersama,” tutur Samuel seperti dilansir Daily Mail, Senin (5/11/2012).

Namun bisnisnya yang berjalan lancar itu bukannya tanpa masalah. Pihak perguruan tinggi tempatnya menimba ilmu mengancam untuk mengeluarkannya. Sebagian orang juga bahkan menyebutnya pekerja seks komersial (PSK) Meskipun banyak yang mencemooh dan mengkritik usahanya, banyak pula pelanggan setianya yang membela Samuel.

Seperti salah satu pelanggan tetapnya yang hanya mengaku bernama Tim, menyebut layanan jasa Samuel telah membantunya melewati masa-masa buruk setelah putus hubungan dengan kekasihnya. Tim bahkan menyebut layanan Samuel tak ubahnya dengan meditasi. “Tidak ada unsur perselingkungan, itu tidak bermoral,” tandas Tim.

sumber