Home » » WANITA YANG PERNAH MELELANG KEPERAWANANNYA

WANITA YANG PERNAH MELELANG KEPERAWANANNYA

Written By Ratiz On on Rabu, 31 Oktober 2012 | 23.41

Anda mungkin pernah membaca atau mendengar tentang berita dari beberapa wanita yang pernah melakukan tindakan yang menghebohkan dunia maya, yaitu tentang keberanian dari wanita tersebut untuk melelang keperawanannya demi untuk mendapatkan sesuatu. Mau tahu siapa saja wanita-wanita tersebut ? Langsung saja kita kupas satu per satu.

1. Miss Spring


Seorang gadis asal Hongaria nekat melelang keperawanannya demi mengambil alih rumah ibunya yang disita lantaran terlilit utang. Ia membuka lelang dengan misi mencari laki-laki ‘penyelamat’, bukan suami. “Hanya untuk satu malam.

Kupikir sebenarnya itu hal yang cukup romantis karena pria yang membayar saya telah membantu menyelamatkan keluarga saya dari tunawisma. Dia akan menjadi penyelamat kami,” kata gadis 17 tahun yang memperkenalkan namanya sebagai Miss Spring. Tanpa sepengetahuan ibunya, ia kemudian membuat blog untuk membuka penawaran.

Tak disangka, ratusan pria merespons dengan serius. Di eBay, seorang pengusaha asal Inggris berani mengajukan penawaran dengan angka £100 ribu atau sekitar Rp1,4 miliar. Tawaran itu menutup lelang. Namun, Miss Spring yang semula setuju menerima hasil akhir lelang membatalkan kesepakatan gara-gara sang pengusaha meminangnya sebagai istri. “Saya tidak mau karena saya tidak mencari suami, saya hanya melakukannya untuk keluarga saya,” ujarnya.

Seperti dikutip dari laman orange.co.uk, keputusan pembatalan lelang itu menjadi berita di Hongaria. Difasilitasi sebuah stasiun televisi setempat, lelang akhirnya kembali dibuka pekan ini dan diharapkan mampu menjaring penawaran lebih tinggi. Pemberitaan media membuat Miss Spring sulit menyembunyikan rahasia besar ini dari ibunya. Apalagi, sejak kemenangan sang pengusaha Inggris, ia juga diburu media mancanegara. “Ibu saya sangat terkejut dan memohon agar saya tidak melakukan ini. Tapi bagaimana lagi, tak ada yang bisa kami lakukan untuk mendapatkan uang tunai untuk menyelamatkan rumah kami,” ujarnya. Gadis yang mengaku tak pernah memiliki kekasih ini sangat mencintai keluarganya.

Selain ibunya, ia hidup bersama adiknya yang masih berusia 20 bulan. “Ada media menyebut saya martir, tapi banyak juga yang menyebut saya pelacur. Saya tak peduli. Saya hanya seorang gadis yang ingin memiliki masa depan lebih baik agar bisa mengurus keluarga.”

2. Catarina Migliorini


Seorang pelajar Brasil menjual keperawanannya lewat lelang online sebagai bagian dari film dokumenter seorang sutradara Australia. Hasilnya, keperawanannya terjual seharga $780 ribu atau Rp7,4 miliar, sedangkan seorang pria yang melakukan hal sama hanya mendapat $3000 atau Rp28,7 juta. Catarina Migliorini, 20, mendapat 15 tawaran.

Pemenangnya berdasarkan pengumuman di situs film "Virgins Wanted" Rabu malam lalu, adalah seorang pria Jepang bernama Natsu. Pria Jepang ini mengalahkan penawaran 14 pria lain, kebanyakan dari Brasil, tapi juga ada yang dari India, Australia, dan Amerika Serikat. Seorang pria yang keperawanannya juga dilelang, pelajar asal Sydney berusia 21 tahun bernama Alex Stepanov, hanya meraih $3000 dari seorang perempuan Brasil.

 Menurut media Australia, Migliorini akan "diantar" ke pembelinya ke Australia, lalu ia akan diwawancara sebelum dan sesudah kehilangan keperawanan di sebuah lokasi rahasia. Pembuat film Jason Sisely yang memulai proyeknya sejak 2009 bilang, Migliorini sangat senang dan tak menduga akan menerima banyak penawaran. Proyek Sisely ini sempat menuai kemarahan saat ia memasang poster "Virgins Wanted" di Sydney dan Melbourne.

"Lelangnya sudah ditutup dan Catarina benar-benar tak sabar. Dia sudah bicara ke keluarganya di Brasil, mereka ikut bahagia buat dia," kata Sisely pada situs berita Australia Ninemsn. "Namun saya pikir mereka tak menyangka Catarina akan melakukan sesuatu seperti ini." Menurut Sisely, dia tak akan merekam aksi Catarina dan pasangannya, meski ia meyakinkan bahwa hal itu tetap terjadi. "Kami akan menerbangkan pemenangnya ke Australia dan, demi menjaga privasi serta film ini, kami tak bisa memberitahu kapan dan di mana aksi itu berlangsung," kata Sisely.

"Saya harus menyimpan detail-detail tersebut untuk filmnya." Menurut Daily Mail, keputusan Migliorini untuk menjual keperawanannya kepada penawar harga tertinggi menimbulkan kemarahan di seluruh dunia, bahkan sebagian mengatakan ia tak lebih dari pekerja seks komersial.

Namun Migliorini membela diri. "Saya melihat ini sebagai bisnis. Saya punya kesempatan melakukan perjalanan, menjadi bagian dari film, dan mendapat bonus," kata dia seperti dikutip Mail. "Jika Anda hanya melakukannya sekali seumur hidup maka Anda bukan PSK, sama seperti jika Anda mengambil satu foto menakjubkan, tak berarti Anda seorang fotografer." Migliorini dilaporkan akan menggunakan uang yang ia terima untuk membangun rumah bagi keluarga miskin.

Kepada Ninemsn, Sisely mengatakan bahwa pelelangan tersebut mewajibkan pemakaian kondom dan Natsu harus menjalani tes kesehatan untuk memastikan ia tak memiliki penyakit menular seksual. "Saya benar-benar tak sabar menanti respons penonton untuk film ini," ujar dia.

3. Natalie Dylan


Lelang keperawanan merupakan hal yang tabu dilakukan namun seorang gadis cantik melakukan ini untuk biyaya kuliahnya tidak tanggung-tanggung uang yang didapatkan dari hasil lelang keperawananya ini mencapai 40 Miliar. Natalie Dylan, mahasiswa asal San Diego, California, AS nekat melelang keperawanannya demi mendapatkan uang untuk biaya kuliah.

Namun, agaknya gadis 22 tahun ini belum memilih pemenangnya. Saat lelang disiarkan pertama kali melalui sebuah radio di AS September silam, nilai tawaran pun mulai bermunculan. Natalie pernah mendapatkan harga 243,000 dolar AS atau sekitar Rp 2,5 miliar.

Dan nilai itu terus beranjak naik. Bahkan ketika sudah 10.000 laki-laki menawar dengan nilai tertinggi 3,7 juta dolar AS (sekitar Rp 40 miliar), Natalie masih bergeming karena menunggu tawaran lebih baik. Soal mengapa belum ada pemenang, Natalie mengatakan ini bukan lelang seperti e-Bay dengan penawar tertinggi sebagai pemenang. “Saya tidak memilih penawar tertinggi. Saya perlu waktu untuk saling mengenal. Saya banyak ngobrol dengan mereka,” katanya. Dari 10.000 penawar tak sedikit yang punya orientasi seksual aneh-aneh, bahkan ada pula yang mencari pacar.

“Buat yang mencari pacar, saya tegaskan ini cuma kencan semalam,” katanya. Natalie punya alasan untuk menjual kegadisannya. Ia telah meraih gelar sarjana di bidang studi perempuan. Sekarang ia perlu mengejar gelar master tentang terapi keluarga dan perkawinan.