Home » » DIPERKOSA KOK MENDESAH?

DIPERKOSA KOK MENDESAH?

Written By Ratiz On on Jumat, 01 Maret 2013 | 21.58

Banyak orang hidup menduda, tapi tak segalak Katibun, 51. Melihat pembantu tetangga cakep, langsung kontak pendulumnya. Pas malam Tahun Baru 2010, Ngatini, 24, digaulinya sebanyak dua kali. Tapi ketika kemudian jadi urusan polisi, Katiban berkelit: “Diperkosa apaan, wong dianya malah mendesah…!”


Istilah alap-alap motor atau alap-alap mobil, sudah cukup dikenal. Mereka adalah penjahat yang mengambil spesialis mencuri kendaraan roda dua atau roda empat. Lalu bagaimana dengan “alap-alap pembantu”?. Bisa dipastikan itu pasti profesi lelaki yang kurang iman.

Karena begitu memanjakan seks sebagai panglima, melihat pembantu yang mulus barang sedikit, langsung main tubruk saja. Dia tak peduli akan resiko. Misalkan tak jadi urusan polisi, pastilah jadi urusan istri dengan ancaman dimakzulkan sebagai kepala keluarga.

Katibun memang tak perlu takut dimakzulkan istri, wong dia sendiri dalam status duda sejak beberapa tahun lalu. Lantaran dalam posisi bebas merdeka tersebut, dia bertindak nggugu kersa priyangga (semaunya sendiri). Menikah lagi oga-ogahan, tapi menelateni pembantu sangatlah hobi. Dia pikir, pembantu adalah makhluk yang lemah dan bodoh, sehingga diapakan saja pasti pasrah saja, tak mungkin dia mengadu atau menggugat ke mana-mana.

Di kampungnya, Kelurahan Begadung Kecamatan Kota, Nganjuk, Katibun punya tetangga pembantu yang mulus bebas dempul. Meski statusnya TKW domestik, penampilannya sama sekali tak menggambarkan seorang babu. Perhatikan saja, kulitnya putih, betis mbunting padi, dan tungkak (tumit) juga jambon.

Prototip pembantu yang berkaki njeber dan pendek ipel-ipel, sama sekali tak bersemayam di tubuhnya. Cuma namanya saja yang sangat konotatip. “Mestinya dia ini dia bernama Paramita Rasudi,” kata Katibun berkhayal.

Tapi William Shakespeare pernah bilang: what is name (apalah sebuah nama), dan itu dibuktikan oleh Ngatini. Meski nama ndesa dan katro kata Thukul, tapi penampilan dan wajah sangatlah kota. Karenanya, setiap melihat pembantu tetangga ini, pendulum Katibun langsung kontak.

Bisikan hati nurani kalah dengan bisikan setan. Wong kata setan, pembantu model Ngatini ini tahun 2011 sudah nggak keluar lagi. Di kala Katibun masih sibuk dengan renstra (rencana strategis)-nya, mendadak peluang itu hadir. Kebetulan rumah keluarga Sukmadi boss Ngatini, sekeluarga pergi ke Surabaya. Kesempatan emas itu tak disia-siakannya.

Di kala pembantu tersebut sedang mencuci di sumur, langsung diseret diajak masuk kamar. Ternyata Ngatini tak berontak, sehingga dengan mudah Katibun berhasil melampiaskan nafsunya. Bahkan dia nampak nggayer-nggayer (merem melek) sepertinya sangat menikmati.

Merasa tanpa perlawanan, malam harinya kembali Katibun mendulang sukses. Seperti tadi pagi, malam itu Ngatini juga bertekuk lutut dan berbuka paha untuk si dudak rakus. Kejadian mesum itu nyaris tak terendus. Tapi beberapa hari lalu tiba-tiba Ngatini pinjam uang teman untuk periksa kandungan.

Tentu saja si teman curiga, dan ketika didesak untuk cerita, bla bla bla…..ngakulah bahwa pernah disetubuhi duda Katibun dua kali. Urusan pun memanjang, ketika majikannya kemudian mendengar kasus ini. Segera saja Katibun dilaporkan ke polisi dan ditangkap.

Dalam pemeriksaan dia menolak dituduh memperkosa, sebab saat dibimbing ke kamar Ngatini tak menolak. “Malah piyambake ngeses-ngeses, estu niku Pak (malah dia mendesah, sungguh itu)….,” kata Katibun blak-blakan. GR luh, siapa tahu Ngatini sedang sakit gigi........[.poskota.co.id]

sumber