Home » » NAFSU MAKAN TINGGI DAN MENGONTROLNYA

NAFSU MAKAN TINGGI DAN MENGONTROLNYA

Written By Ratiz On on Minggu, 30 Desember 2012 | 10.47


Seringkali kita mengonsumsi camilan di sela-sela waktu makan siang atau malam, yang sebenarnya kurang berguna dan hanya akan menggagalkan program diet sehat. Ketika merasa lapar, biasanya kita akan cenderung meraih makanan yang berada paling dekat dengan jangkauan tangan dan kebanyakan itu junk food yang tidak sehat.

Jika menuruti kebiasaan buruk tersebut, usaha keras yang Anda lakukan ketika fitnes akan sia-sia karena jumlah kalori yang masuk ke tubuh jauh lebih besar daripada yang dikeluarkan. Ikuti beberapa tips di bawah ini untuk menanggulangi rasa lapar yang berlebihan.

1. Tetapkan Tujuan yang Dapat Dicapai 
Buatlah tujuan, berapa lama waktu yang Anda butuhkan untuk dapat mencapai target program diet. Pastikan target itu cukup ringan sehingga Anda bisa memenuhinya dalam jangka pendek. Misalnya, lakukan penurunan berat badan 1 kg dalam dua minggu. Lalu tambah lagi jumlahnya seiring berjalannya program diet. Menjadi 1 kg seminggu, atau 4 kg dalam sebulan. Dengan memulai dari hal-hal kecil, maka akan terbiasa untuk menjalani yang jangka panjang. Menurut Mary Vernon, M.D., president of the American Society of Bariatric Physicians, trik ini bukan hanya untuk mencapai kesuksesan program diet yang telah ditetapkan, tapi juga membuat pola makan dan hidup menjadi lebih sehat.

2. Mencari Motivasi Tambahan 
Jangan berdiet hanya untuk menurunkan berat badan. Tapi dietlah untuk sehat. Untuk memulainya, cek kesehatan Anda secara berkala. Mulai dari kadar gula dalam darah, kolesterol, tekanan darah, gangguan tidur hingga kesehatan organ kardiovaskular. "Dengan mengetahui keadaan kesehatan secara lebih mendalam membuat program diet yang dijalankan bukan hanya berfungsi untuk menurunkan berat badan, tetapi juga menunjang kesehatan," ujar Jeff Volek, Ph.D., R.D., seperti dikutip dari MensHealth.

3. Memanjakan Lidah Sesekali 
James Newman, nutrisionist di Tahlequah City Hospital, Oklahoma membagi resep diet yang akurat yakni dengan memanjakan lidah sesekali. "Tidak ada salahnya memanjakan lidah sesekali dengan makanan enak, namun pastikan pola makan dan hidup sehat yang selalu Anda jalani mencapai 80% dari keseluruhan waktu Anda."

4. Sarapan 
Setelah tidur selama 6 hingga 8 jam di malam hari, jika Anda melewatkan sarapan, tubuh akan kekurangan glukosa yang dibutuhkan untuk beraktivitas ataupun berolahraga. Biasanya ketika orang sudah benar-benar merasakan lapar karena belum sarapan, mereka cenderung mengonsumsi permen, minuman bersoda ataupun makanan yang mengandung karbohidrat tinggi seperti cookies dan choco chip. Makanan-makanan ini hanya akan membuat tubuh mengonsumsi kalori dalam jumlah yang lebih besar.

5. Mengenal Rasa Lapar yang Anda Rasakan
Jika merasa lapar dan ingin mengonsumsi kudapan manis sebagai camilan, padahal baru saja makan sejam yang lalu, artinya tubuh Anda tidak benar-benar merasa lapar. "Jika benar-benar merasa lapar, yang Anda cari bukanlah snack ataupun kudapan manis yanng ringan, melainkan makanan utama yang berat dan mengenyangkan," ujar Richard Feinman, Ph.D., professor biochemistry di SUNY Downstate Medical Center, New York.

Alihkan keinginan ngemil tersebut dengan berolahraga ataupun melakukan aktivitas yang lain. Atau untuk mudahnya, minum dulu 1-2 gelas air putih karena rasa lapar bisa mengindikasikan bahwa Anda hanya merasa haus.

sumber